Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Events: Mentan Janji Akan Bahas Impor Kentang dengan Kemendag - Thursday, 27 October 2011 04:46
Events: Antusias Para Peserta Training Display Buah - Tuesday, 03 May 2011 07:44
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 9 - Monday, 11 April 2011 09:43
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 8 - Monday, 11 April 2011 09:38
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 7 - Monday, 11 April 2011 09:35
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 6 - Monday, 11 April 2011 09:35
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 5 - Monday, 11 April 2011 09:34
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 4 - Monday, 11 April 2011 09:32
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 3 - Monday, 11 April 2011 09:32
jv-slideshow: Training Display Buah - Images 2 - Monday, 11 April 2011 09:31
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

GUNAKAN WAKTU ANDA DENGAN BIJAK

KONSUMSI SAYUR MASYARAKAT INDONESIA DI BAWAH REKOMENDASI FAO

Kementerian Pertanian(Kemtan) mengatakan, tingkat konsumsi sayur dan buah masyarakatIndonesia masih rendah, dan masih jauh di bawah rekomendasiOrganisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sehingga diperlukanupaya untuk mendorong peningkatan konsumsi produk hortikulturalokal.

Dari data Kemtan, tingkat konsumsi sayuran penduduk Indonesia tahun2005 sebesar 35,30 kg/kapita/tahun, kemudian tahun 2006 sebesar34,06 kg/kapita/tahun, dan tahun 2007 meningkat sebesar 40,90kg/kapita/tahun.

Standar konsumsi sayur yang direkomendasikan FAO sebesar 73kg/kapita/tahun, sedangkan standar kecukupan untuk sehat sebesar91,25 kg/kapita/tahun, kata Setditjen Hortikultura Sri Kuntarsihpada acara Pres tour Ditjen Hortikultura di Indramayu, Kamis(10/6).

Menurutnya, masyarakan Indonesia seharusnya memperbanyak konsumsisayuran dan buah karena dengan mengkonsumsi sayuran dan buah akandapat mencegah penyakit dalam.

Tetapi, katanya, mengkonsumsi sayur harus lebih banyak dari padakonsumsi buah karena itu akan lebih baik. Selain itu, juga untukmendorong petani lebih giat lagi menanam sayuran agar produksisayuran dalam negeri meningkat.

Ia menambahkan, kebutuhan permodalan usaha sayuran lebih rendahbila dibandingkan dengan kebutuhan modal usaha buah buahan, tapipada kenyataanya masyarakat lebih banyak mengkonsumsi buah daripada sayuran.

Dalam pemasaran sayuran diperlukan sistem penahanan pada sayuranagar bertahan lama dan sistem transportasi agar sayuran cepatsampai ketempat pasar yang dituju, katanya.

Sementara itu pada kesempatan sama Direktur Budidaya TanamanSayuran dan Biofarmaka Ditjen Hortikultura Kementerian PertanianYul H. Bahar, mengatakan, tingkat konsumsi sayur masyarakatIndonesia masih di bawah yang direkomendasikan FAO, meskipun masihada yang di bawah Indonesia, yaitu Thailand dengan tingkat konsumsisebesar 30 kg per kapita per tahun.

Sedangkan negara yang tingkat konsumsinya lebih tinggi dariIndonesia dan juga lebih tinggi dari rekomendasi FAO sepertiSingapura 120 kg/kapita/tahun, China 270/kapita/tahun, Vietnam 85kg/kapita/tahun dan Kamboja 109 kg/kapita/tahun.

Partner

Sosial Media

 

Sekretariat ASEIBSSINDO :



Gedung Graha Antero Lt. 5
Jl. Tomang Raya No. 27 Jakarta Barat
Tlp. : 62-21 5695 8893
Fax. : 62-21 5695 8892
Email: info@aseibssindo.org